Blackout Sumatra Jadi Alarm Bahaya, Penguatan Transmisi Listrik Tak Bisa Ditunda

Aditya Pratama
Suasana objek wisata ikonik Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumbar, yang gelap gulita saat terjadi black out di Sumatra, Jumat (22/5/2026). (Foto: iNews TV/Wahyu Sikumbang)

Menurutnya, semakin luas sistem interkoneksi Sumatra, kebutuhan terhadap penguatan jalur utama serta keandalan jalur penyaluran listrik antardaerah juga menjadi semakin penting.

Padahal, keterlambatan pembangunan transmisi membuat risiko gangguan sistem semakin besar seiring meningkatnya kebutuhan listrik di Sumatra.

Dia menyebut, dalam sejumlah proyek infrastruktur strategis, penyelesaian aspek sosial perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak berkembang menjadi konflik agraria maupun persoalan berkepanjangan di kemudian hari.

Karena itu, ia menilai dukungan masyarakat dalam proses pembebasan lahan menjadi penting agar pembangunan pasokan listrik yang dibutuhkan publik dapat berjalan lebih optimal.

Selain itu, dia juga mendorong penguatan koordinasi dan percepatan proses perizinan lintas wilayah agar proyek-proyek strategis dapat berjalan lebih efektif.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

El Nino Bikin Debit Air Turun, Kapasitas PLTA di Sulawesi Selatan Susut 650 MW

26 hari lalu

Target PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, 250 Bendungan Disiapkan Jadi Ladang Energi Surya

3 bulan lalu

Dikaitkan dengan Isu Blackout Listrik, Jampidsus: Saya Tidak Paham

3 bulan lalu

Kortas Tipikor Polri bakal Periksa Kementerian ESDM terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal