BMKG: Cuaca Ekstrem La Nina hingga April 2021

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. (Foto: Dok. iNews.id).

Dia menyampaikan, periode 1950-1980 iklim El Nina dan La Nina terjadi dengan jarak lebih lama atau 7-5 tahun. Sedangkan 1991 hingga kini terjadi jarak terjadinya lebih pendek atau 2-3 tahun. 

"Periode 1991 sampai saat ini periode ulangnya semakin pendek. Sebelumnya 5-7 saat ini 2-3 tahun. Semakin sering terjadi fenomena ekstrem seperti El Nino kekeringan panjang dan La Nina musim hujan basah yang panjang," ucapnya. 

Menurutnya, data perubahan cuaca yang sangat cepat tersebut menjadi bukti terjadi perubahan iklim global secara nyata. "Ini adalah fakta dan data menunjukkan perubahan iklim gelobal nyata," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

1 Syawal Idulfitri 20 atau 21 Maret 2026? Simak Prediksi Hilal dari BMKG

Nasional
2 hari lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang hingga 12 Maret

Nasional
2 hari lalu

Gempa M 6,1 Guncang Tonga, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Nasional
2 hari lalu

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Imbas 2 Bibit Siklon Tropis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal