BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,1 Triliun hingga Kuartal III 2026, Naik 6,6 Persen

Anggie Ariesta
BNI membukukan laba bersih sebesar Rp16,1 triliun hingga kuartal III 2026, tumbuh 6,6 persen secara tahunan. (Foto: Dok. BNI)

Sementara itu, platform BNIdirect mencatatkan nilai transaksi Rp9.324 triliun (naik 16 persen YoY) dari 293 ribu pengguna (tumbuh 19 persen YoY). 

Direktur Finance dan Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena menjelaskan, perseroan terus mengoptimalkan struktur pendanaan untuk meredam tekanan margin industri. 

Net interest margin (NIM) BNI berada di level 3,5 persen (turun 30 bps), yang dipengaruhi penyesuaian loan yield dari 7,3 persen menjadi 6,9 persen. Namun, biaya dana (cost of fund/CoF) berhasil ditekan dari 2,83 persen menjadi 2,77 persen. 

"Pertumbuhan kredit yang selektif dan penguatan dana murah menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan profitabilitas. Kami terus mengoptimalkan struktur pendanaan agar pertumbuhan tetap sehat dan berkelanjutan," kata Paolo. 

Kinerja keuangan BNI juga diimbangi dengan perbaikan kualitas aset.

Direktur Risk Management BNI, David Pirzada menguraikan bahwa rasio non-performing loan (NPL) gross membaik dari 2,0 persen menjadi 1,9 persen, sementara rasio loan at risk (LaR) melandai dari 10,4 persen menjadi 7,8 persen. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 jam lalu

Kinerja Positif, Pendapatan MSIN Tembus Rp2 Triliun di Semester I 2026

1 hari lalu

Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun

2 hari lalu

Laba Bank Mandiri Tembus Rp45,5 Triliun, Naik 20,7% hingga Q3 2026

7 hari lalu

Kasus PT Dana Syariah Indonesia, Bareskrim Telusuri Aset Rp500 Miliar Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal