Untuk mempercepat pemadaman, pemerintah mengerahkan 58 unit pesawat dan helikopter guna mendukung operasi pemadaman dari udara atau water bombing serta operasi modifikasi cuaca (OMC).
Dari total armada tersebut, sebanyak 39 unit berasal dari BNPB, 15 unit dari TNI, dan empat unit merupakan dukungan pemerintah daerah serta dunia usaha.
Berton menjelaskan jumlah armada berkurang satu unit setelah pesawat atau helikopter yang sebelumnya beroperasi di Jawa Timur ditarik. Penarikan dilakukan karena kondisi kebakaran di wilayah tersebut relatif kondusif.
Meski demikian, seluruh armada yang tersedia tetap disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
"Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, baik untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) maupun water bombing, kami akan segera melaksanakan kegiatan tersebut," kata Berton.