"Sehingga perhatian kita tentu di Kalimantan Tengah terutama, Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Ketapang maupun Kayong Utara," tuturnya.
Sementara itu, di Pulau Sumatera, BNPB mencatat total luas karhutla mencapai 990 hektare. Wilayah yang menjadi perhatian meliputi Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung, termasuk kawasan Taman Nasional Way Kambas.
"Kita peroleh di sini bahwa ada di Sumatera saat ini ada 990 hektare yang kami catat," kata Berton.
Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan luas karhutla terbesar di Sumatera, yakni 889 hektare. Adapun luas kebakaran di Jambi mencapai 89 hektare dan Lampung 12 hektare.
Di sisi lain, BNPB menyatakan tidak lagi melakukan operasional penanganan karhutla di Provinsi Riau. Keputusan tersebut diambil setelah curah hujan alami di wilayah tersebut meningkat dan membantu memadamkan sejumlah titik kebakaran.
"Kami perlu menyampaikan bahwa perhatian kami terhadap Riau saat ini sudah beralihkan atau tidak lagi karena memang curah hujan alami di sana sudah relatif banyak dan sudah memadamkan banyak lahan-lahan yang kebakaran," ucapnya.
BNPB tetap memusatkan perhatian pada wilayah yang masih membutuhkan penanganan, terutama Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan sejumlah daerah di Sumatera. Pemantauan dan penanganan dilakukan sesuai perkembangan kondisi kebakaran di masing-masing wilayah.