BNPT Ungkap Tantangan Lawan Terorisme: WNI Ikut Kelompok Internasional hingga Pelibatan Perempuan-Anak

Widya Michella
Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Ibnu Suhaendra (dok. BNPT)

"Kasus-kasus teror dengan hanya bermodalkan pisau atau korek api," kata Ibnu.

Posisi perempuan dan anak dalam keterlibatan terorisme juga menjadi perhatian penting karena seharusnya aksi terorisme dapat dicegah dengan hadirnya peran perempuan, terutama ibu.

"Kita menemukan anak-anak yang terlibat terorisme telah didoktrin sejak kecil. Terorisme ini nggak ujug-ujug terjadi, tapi bertahap dari intoleransi dan radikal. Untuk itu peran ibu, peran keluarga sangat penting dalam mengajarkan nilai-nilai toleransi, pemahaman kebangsaan dan keharmonisan dalam keluarga," ujarnya. 

Selain dua tantangan tersebut terdapat juga empat tantangan lainnya yaitu terkait residivis terorisme, dinamika kekerasan di Papua, penggunaan teknologi dan pendanaan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
5 hari lalu

11 Tersangka Terorisme Ditangkap di 6 Provinsi, Punya Peran Berbeda

5 hari lalu

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

23 hari lalu

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Diperberat: Golongkan sebagai Terorisme Ekologi

2 bulan lalu

BNPT Sebut Aksi KKB Papua Bukan Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal