Bonatua Silalahi Ungkap Alasan Butuh Salinan Data Primer Ijazah Jokowi dari ANRI

Danandaya Arya Putra
Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi menyebut membutuhkan data ijazah Jokowi dari ANRI untuk kebutuhan penelitian scopus. (Foto: Danandaya Arya)

Dalam persidangan itu, majelis juga menanyakan kerugian yang dia alami setelah tak mendapat dokumen dari ANRI.

"Ruginya apa kalau misalnya sodara tidak mendapatkan informasi itu," tanya Ketua Majelis.

"Kemungkinkan besar jurnal akan menolak artikel saya," ucap Bonatua.

Sebagai informasi, Bonatua sebelumnya mengajukan permintaan yang berisikan poin kepada ANRI. Namun ANRI tak bisa memberikan data yang diminta lantaran tak memiliki dokumen Ijazah tersebut. 

Karena ANRI tak bisa memberikan data yang diminta, maka Bonatua menggugatnya melalui KIP. Adapun berikut ini poin yang diminta oleh Bonatua kepada ANRI:

1. Salinan dokumen ijazah atas nama Joko Widodo yang digunakan sebagai persyaratan pencalonan Presiden Republik Indonesia periode 2014–2019 yang telah diarsipkan di ANRI.

2. Salinan dokumen ijazah atas nama Joko Widodo yang digunakan sebagai persyaratan pencalonan Presiden Republik Indonesia periode 2019–2024 yang telah diarsipkan di ANRI.

3. Setiap catatan autentikasi atau dokumen pendukung terkait ijazah tersebut yang tersimpan sebagai arsip statis negara.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Roy Suryo Cs bakal Lapor Komnas HAM, Klaim Diperlakukan Sewenang-wenang oleh Penyidik

Nasional
4 hari lalu

Roy Suryo soal Tulisan Gadhaj Adam: Kalau Itu Mikro Teks Pengaman, Keputusannya Mana?

Nasional
4 hari lalu

Kubu Roy Suryo Desak Komisi III DPR Rapat Bahas Kasus Ijazah Jokowi: Belum Ada Tanggapan

Nasional
4 hari lalu

Roy Suryo Cs Kembali Surati Komisi III DPR, Minta RDPU Bahas Kasus Ijazah Jokowi

Nasional
4 hari lalu

Pengacara: Pak JK Yakin Ijazah Jokowi Asli, Makanya Sarankan Diperlihatkan Saja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal