Bonatua Silalahi Ungkap Alasan Butuh Salinan Data Primer Ijazah Jokowi dari ANRI

Danandaya Arya Putra
Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi menyebut membutuhkan data ijazah Jokowi dari ANRI untuk kebutuhan penelitian scopus. (Foto: Danandaya Arya)

"Di mana lembaga-lembaga yang paling terverifikasi di sini adalah ANRI, setelah itu KPU mengingat statis story dari dokumen sekarang data yang saya butuhkan seharusnya posisinya sudah berpindah ke ANRI sudah statis maka dokumen primer itu seharusnya sudah di tangan ANRI," tuturnya.

Karena ANRI tidak bisa memberikan dokumen ijazah Jokowi yang diminta, maka penelitiannya kini belum sempurna. Sebab, dokumen ijazah yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja tidak cukup mendukung penelitiannya. 

"Akibatnya adalah data saya sekarang menjadi data hampa secara penelitian, karena apa, yang menyerahkan KPU. KPU itu menyerahkan copy dari copy dari copy, sementara saya butuh data primer dari ANRI," kata dia.

Dalam persidangan itu, majelis juga menanyakan kerugian yang dia alami setelah tak mendapat dokumen dari ANRI.

"Ruginya apa kalau misalnya sodara tidak mendapatkan informasi itu," tanya Ketua Majelis.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
17 jam lalu

Kubu Roy Suryo Pertanyakan Absennya Jokowi di Sidang Perdata: Tergugat saat Mediasi Harus Hadir

24 jam lalu

Roy Suryo ke Dokter Tifa: Tenang Saja, yang Ditarget Tuh Saya kok

24 jam lalu

Gayus Lumbuun Sebut Dokter Tifa Menang Mutlak: Status Terdakwa Harusnya Batal

1 hari lalu

Ketua IPW Sebut Dokter Tifa Menang karena Jaksa Lalai, Ingatkan Perkara Belum Selesai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal