Bos BEI Mundur usai IHSG Babak Belur, Purbaya: Saatnya Serok-Serok!

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (foto: Anggie Ariesta)

Dengan kembalinya keyakinan pasar, Purbaya optimistis aliran modal akan kembali deras masuk ke Indonesia. Kepercayaan investor ini diharapkan menjadi mesin penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional ke depan, sejalan dengan target ambisius pemerintah di tahun 2026.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengundurkan diri usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 8 persen dan sempat mengalami trading halt selama 2 hari berturut-turut pada 28-29 Januari 2026. Iman mengatakan, pengunduran diri ini bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi belakangan di pasar.

IHSG diketahui runtuh dari level tertingginya di level 9.000-an pada pertengahan Januari, menjadi di level 8.000-an pada akhir Januari.

"Saya sebagai Direktur Utama dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujarnya di Gedung BEI, Jumat (30/1/2026).

Iman berharap pengunduran dirinya dari bangku Direktur Utama akan membuat pasar lebih baik dan bertumbuh.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

IHSG Sepekan Menguat 1,93 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp11.449 Triliun 

2 hari lalu

Ekonom Soroti Pengetatan RAPBN 2027, Defisit Turun tapi Utang Naik

4 hari lalu

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan Status Guru PPPK Paruh Waktu

4 hari lalu

Purbaya Ungkap Rencana Pembatasan Pertalite, Warga Desil 10 Jadi Sasaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal