Prinsip serupa digunakan BPS dalam menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat. Berbagai variabel digunakan untuk menyusun peringkat, dengan data yang diperbarui melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Dalam rangka kita memperingatkan tingkat kesejahteraan ini juga multidimensi. Makanya variabel-variabel yang dibutuhkan itu ada di dalam kanal DTSN meng-update semuanya," kata dia.
Data dari berbagai variabel tersebut kemudian digunakan BPS untuk memeringkatkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Hasil pemeringkatan itu menjadi dasar untuk melihat posisi kelompok masyarakat dalam desil.
"Nanti kemudian dengan variabel multidimensi ini kita bisa peringkatkan dengan apa dengan cara adalah kita memperingatkan tingkat kesejahteraan dari masyarakat itu berdasarkan variabel yang multidimensi," tandasnya.