Gaduh Data Desil, BPS Malah Minta Tambahan Anggaran Rp1,4 Triliun

iNews TV
ata desil yang menjadi acuan penyaluran bantuan sosial menuai sorotan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian dengan kondisi masyarakat di lapangan. (Foto: iNews TV)

JAKARTA, iNews.id - Data desil belakangan ini menjadi polemik baru lantaran banyak ditemukan ketidaksesuaian dengan kondisi masyarakat di lapangan. Di tengah persoalan akurasi data tersebut, BPS justru mengajukan tambahan anggaran hingga Rp1,4 triliun pada 2027 untuk memperkuat sistem pendataan.

Data yang seharusnya menjadi acuan pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial, justru dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan. Sejumlah warga mengaku status kesejahteraan mereka berubah, padahal kondisi ekonomi mereka tidak mengalami perubahan.

Persoalan ini memunculkan pertanyaan mengenai akurasi data desil yang digunakan sebagai rujukan dalam berbagai program bantuan pemerintah. Padahal anggaran untuk pendataan yang digunakan sangat besar, bahkan BPS mengajukan untuk penambahan anggaran saat rapat bersama DPR.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Desil DTSEN Sempat Berubah Signifikan, Gus Ipul Ungkap Penyebabnya

2 hari lalu

BPS Minta Tambahan Dana Rp1,47 Triliun, DPR Desak Data Desil Diperbaiki dalam 2 Minggu

3 hari lalu

DPR Minta BPS Segera Perbaiki Data Desil Tak Sesuai, Beri Tenggat 2 Minggu

3 hari lalu

Mensos Tegaskan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Bisa Diperbaiki, Ini Caranya

5 hari lalu

Warga Bisa Ajukan Perbaikan Data Desil Bansos jika Tak Sesuai Kondisi, Begini Caranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal