Bripda Rio Kirim Pesan WA saat Jadi Tentara Bayaran Rusia, Isinya Mencengangkan

Achmad Al Fiqri
Bripda Rio diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia dan berperang melawan Ukraina (dok. istimewa)

Rio juga telah dua kali dipanggil secara resmi melalui surat panggilan masing-masing bernomor Spg/17/XII/HUK.12.10/2025/Provos tanggal 24 Desember 2025 dan Spg/1/I/HUK.12.10/2026/Provos tanggal 6 Januari 2026.

“Bahkan, upaya tersebut telah dilaporkan ke Bidpropam sebelum Satbrimob Polda Aceh menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan Nomor: DPO/01/I/HUK.12.10/2026 tanggal 7 Januari 2026,” ujar Joko.

Selain pesan WhatsApp, polisi mengantongi sejumlah bukti lain berupa foto dan video, data paspor, serta data manifes penumpang pesawat.

Berdasarkan data tersebut, Bripda Rio tercatat berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Internasional Pudong, Shanghai pada 18 Desember 2025, lalu melanjutkan perjalanan ke Bandara Internasional Haikou Meilan, Hainan pada 19 Desember 2025.

Polda Aceh kemudian melakukan penanganan pelanggaran kode etik profesi Polri dan meminta pendapat serta saran hukum. Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pertama digelar secara in absentia pada Kamis, 8 Januari 2026, disusul sidang kedua pada Jumat, 9 Januari 2026.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Sosok Bripda Rio Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Punya Riwayat Langgar Etik

Nasional
2 jam lalu

DPR Kecam Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Peringatkan Konsekuensi Serius

Nasional
8 jam lalu

Polri Pecat Bripda Rio Anggota Brimob yang Jadi Tentara Bayaran Rusia

Nasional
10 jam lalu

Menkum soal Anggota Brimob Polda Aceh Desersi Gabung Tentara Rusia: Otomatis Kewarganegaraan Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal