Bukan Fenomena Aphelion, BMKG Ungkap Penyebab Udara Dingin saat Malam di Pulau Jawa 

Binti Mufarida
Ilustrasi suhu udara dingin saat malam tiba di Pulau Jawa bukan fenomena aphelion. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Viral beberapa daerah di Pulau Jawa yang memperbincangkan udara dingin saat malam tiba akhir-akhir ini. Padahal sudah memasuki musim kemarau. Lalu, masyarakat pun menghubungkan kondisi ini dengan fenomena aphelion. Bagaimana penjelasannya?

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan suhu udara dingin saat malam tiba di Pulau Jawa bukan fenomena aphelion. Fenomena suhu udara dingin merupakan fenomena alamiah yang umum terjadi di bulan-bulan puncak musim kemarau (Juli-September).

Saat ini wilayah Pulau Jawa hingga NTT menuju periode puncak musim kemarau. Periode ini ditandai pergerakan angin dari arah timur yang berasal dari Benua Australia. 
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Herizal, mengatakan pada bulan Juli, wilayah Australia berada dalam periode musim dingin.

Herizal mengatakan adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia menuju Indonesia atau dikenal dengan istilah Monsun Dingin Australia.

“Angin monsun Australia yang bertiup menuju Indonesia melewati perairan Samudera Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin, mengakibatkan suhu di wilayah Indonesia terutama bagian selatan khatulistiwa (Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara) terasa lebih dingin,” katanya dikutip dari media sosial resmi BMKG, Jumat (3/6/2022).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
20 jam lalu

Ngeri! BMKG Temukan Indikasi Likuefaksi di Nagekeo usai Gempa M7,7 NTT

21 jam lalu

BMKG Catat 15.722 Gempa Susulan Guncang NTT, 190 Kali Dirasakan Warga

1 hari lalu

BMKG Ungkap Kekeringan Ekstrem Meluas, 1.637 Wilayah 60 Hari Tak Diguyur Hujan

1 hari lalu

BMKG: Gempa NTT M7,7 Bukti Pentingnya Sistem Peringatan Dini, Mitigasi Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal