Buruh Ungkap Kekecewaan ke Kemnaker terkait Penerapan Permenaker Outsourcing

Ari Sandita Murti
Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Suparno. (Foto: Ari Sandita)

JAKARTA, iNews.id - Kelompok buruh menyampaikan kekecewaan atas penerapan Peratuan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya atau outsourcing. Hal ini disampaikan usai perwakilan buruh bertemu dengan jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kamis (7/5/2026).

"Pertama, kami menanyakan, sebelum kami menyampaikan apa yang menjadi koreksi kami terhadap Permenaker 7 Tahun 2026. Bagaimana proses terbentuknya atau dibuatnya Permenaker," ucap Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Suparno kepada wartawan.

Suparno menambahkan, pihak Kemnaker yang diwakili Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Kementerian Tenaga Kerja, Dhatun Kuswandari menjelaskan bahwa proses terbentuknya Permenaker Nomor 7 terjadi saat bulan Ramadan lalu. Pada saat itu, para buruh diundang untuk mengikuti focus group discussion (FGD) untuk membuat aturan terkait outsourcing.

"Ibu Dhatun perwakilan dari kementerian menyampaikan, pada saat bulan puasa lalu kami diundang FGD untuk membuat produk apa tentang Kemenaker atau produk apa tentang alih daya. Pada saat FGD itu, kami menyepakati produknya Permenaker," tuturnya.

Namun, kata dia, pihaknya kecewa karena diduga kuat hasil FGD itu dijadikan legitimasi jika serikat pekerja sudah diundang dan disepakati tentang Permenaker tersebut. Padahal, isi tentang Permenaker itu tidak melibatkan para buruh.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
46 menit lalu

Buruh Desak Menaker Yassierli Revisi Permenaker 7/2026, Ini Alasannya

Nasional
3 jam lalu

KSPI Minta Permenaker Outsourcing Direvisi, Ancam Demo Besar-besaran!

Nasional
3 jam lalu

Di Tengah Hujan, Massa Buruh Berdemo di Depan Gedung Kemnaker

Megapolitan
4 jam lalu

Massa Buruh Demo di Kemnaker, Begini Suasana di Jalan Gatot Subroto

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal