Cak Imin Nilai Koalisi di Pilkada Lebih Dinamis: Tak Ada KIM, Tak Ada Jong Un

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (foto: MPI)

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Idrus Marham mengungkap sejumlah skenario pencalonan yang akan diterapkan di Pilkada 2024. Salah satunya adalah menyatukan partai-partai KIM di berbagai daerah.

Idrus menyebut, dengan skenario 'All Kim Final' ini, pasangan calon berasal dari partai-partai KIM atau partai pendukung Prabowo di Pilpres 2024. Diketahui, KIM terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, Partai Prima dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Menurut Idrus, berkat penyatuan parpol KIM ini, ada peluang pasangan calon yang diusung melawan kotak kosong.

"Berarti siapa yang terpilih di sini adalah merupakan bagian keluarga besar Koalisi Indonesia Maju," ujarnya, Kamis (25/7/2024).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
13 hari lalu

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

13 hari lalu

Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu

18 hari lalu

Selain Ijazah, Roy Suryo Kuliti Skripsi Jokowi yang Dinilai Banyak Kejanggalan

18 hari lalu

Yakup Hasibuan Sindir Roy Suryo Tak Pernah Teliti Ijazah Asli Jokowi, Hanya Fotokopi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal