Cak Imin Nilai Koalisi di Pilkada Lebih Dinamis: Tak Ada KIM, Tak Ada Jong Un

Felldy Aslya Utama
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (foto: MPI)

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Idrus Marham mengungkap sejumlah skenario pencalonan yang akan diterapkan di Pilkada 2024. Salah satunya adalah menyatukan partai-partai KIM di berbagai daerah.

Idrus menyebut, dengan skenario 'All Kim Final' ini, pasangan calon berasal dari partai-partai KIM atau partai pendukung Prabowo di Pilpres 2024. Diketahui, KIM terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, Partai Prima dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Menurut Idrus, berkat penyatuan parpol KIM ini, ada peluang pasangan calon yang diusung melawan kotak kosong.

"Berarti siapa yang terpilih di sini adalah merupakan bagian keluarga besar Koalisi Indonesia Maju," ujarnya, Kamis (25/7/2024).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
15 hari lalu

Roy Suryo Tantang Rektor UGM Pegang Ijazah Bareng Jokowi saat Sidang

15 hari lalu

Pengacara: Jokowi akan Hadir di Sidang Dokter Tifa sebagai Warga Biasa

15 hari lalu

Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang

20 hari lalu

Prabowo Singgung Kebocoran Anggaran Rp1.000 Triliun: Ini Akal-akalan, Saya Hentikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal