Cegah Bunuh Diri Remaja, UI Perkenalkan Program Persebaya

Antara
Ilustrasi bunuh diri. (Foto: istimewa)

DEPOK, iNews.id - Kasus bunuh diri di Indonesia kian mengkhawatirkan jika melihat data pada 2018, yang meningkat dari tahun sebelumnya 2017. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mempoisikan Indonesia urutan ke-172 dari 183 negara yang diteliti dengan rata-rata 3 kasus per 100 ribu jiwa.

Guna mencegah bunuh diri, terutama di kalangan remaja, sejumlah dosen Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) memperkenalkan program Pengabdian Masyarakat (Pengmas) berupa Pemberdayaan Teman Sebaya (Persebaya).

"Fenomena bunuh diri yang rentan dilakukan oleh para remaja menjadi latar belakang digalakkannya program ini," kata Ketua Pengmas FIK UI Prof. Dr. Budi Anna Keliat di kampus UI Depok, Senin (29/7/2019).

Program Persebaya ini, dia menjelaskan, dengan melakukan intervensi berupa stimulasi tumbuh kembang psikologis remaja. Tahapan selanjutnya adalah pembentukan peer leadership.

FIK UI melibatkan para guru dalam pendampingan remaja dan dilanjutkan dengan pendampingan serta penilaian dari Tim Pengmas FIK UI dan Puskesmas Mulyaharja.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Seleb
1 hari lalu

Kurt Cobain Tidak Bunuh Diri tapi Tewas Dibunuh? Fakta Baru Ini Mengejutkan!

Seleb
10 hari lalu

Mengejutkan! Laporan Forensik Terbaru Menduga Kematian Kurt Cobain Bukan Bunuh Diri

Nasional
14 hari lalu

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan

Internasional
15 hari lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal