Cegah Covid-19, Kemenkes Minta Puskesmas Aktif Deteksi Dini

Antara
Ilustrasi (foto: ist)

“Dari data yang kami dapatkan, sebenarnya disini ini sangat banyak ISPA. Nah, kami menghitung pasien ISPA yang datang ke Puskesmas dari bulan Mei sampai bulan September itu sebanyak 238 orang, tetapi ternyata 10 orang positif yang terjaring melalui pelaku perjalanan dan kontak. Sementara 238 orang lainnya yang datang sendiri ke Puskesmas itu tidak terjaring,” kata dia.

Dia juga meminta kepada setiap Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyamakan persepsi dalam meningkatkan deteksi dini khususnya pada pasien yang datang ke Puskesmas dengan gejala ISPA yang bisa juga merupakan kriteria dari kasus suspek dengan cara melakukan pemeriksaan sampel kepada pasien.

“Nah ini yang perlu kita samakan persepsi untuk meningkatkan early detection, deteksi kita untuk Covid-19 ini. Puskesmas bisa lebih aktif untuk mendeteksi di tengah masyarakat dalam mencari kasus gejala–gejala Covid-19 itu, sehingga setelah kita datang ke sini, ke depan adalah pasien yang ISPA datang ke Puskesmas ini dapat menjadi deteksi dini buat kita untuk menjaring pasien-pasien yang diduga atau suspek Covid-19,” katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Asap Karhutla Tak Lagi ke Pulau Jawa, Pemprov DKI Tetap Siagakan Rumah Sakit hingga Puskesmas

1 hari lalu

Kemenkes Kirim 500.000 Masker hingga Tambah Obat ISPA ke Wilayah Terdampak Karhutla

1 hari lalu

Asap Karhutla Memburuk, Menkes Minta Warga di Rumah Saja!

3 hari lalu

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal