Cegah Radikalisme, Kemnaker Bekali Pekerja Migran dengan Kurikulum Bela Negara

Abdul Rochim
Menaker Ida Fauziyah saat mengadakan pertemuan dengan para pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia. (Foto: istimewa)

Selain pembekalan bela negara, Kemnaker juga menggencarkan sosialisasi ke desa-desa untuk mencegah pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural. Upaya itu sekaligus untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya bekerja di luar negri melalui jalur prosedural.

Sosialisasi tersebut juga bertujuan agar peristiwa kelam di Malaysia pada 2011 kembali terjadi. Ketika itu ada pekerja migran Indonesia (PMI) non-prosedural meninggal kelaparan karena sengaja tidak diberikan makan oleh majikannya.

"Oleh karena itu, penting bagi para calon PMI untuk melewati jalur prosedural yang disediakan oleh kemnaker," kata Ida Fauziyah.

Menurut Ida, Kemnaker terus mengingatkan penempatan calon PMI harus sesuai nilai kemanusiaan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

2 bulan lalu

Viral Kisah Deni Setiawan, Pekerja Migran di Taiwan yang Ubah Rasa Rindu Jadi Konten Komedi

7 bulan lalu

Bank Mandiri Perkuat Ekosistem PMI dan Diaspora lewat Mandiri Sahabatku 2026

8 bulan lalu

Kemlu Pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, Ada yang Lumpuh karena Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal