Cerita Ganjar Tolak Gratifikasi: Saya Minta Kembalikan kepada Siapa yang Punya

Achmad Al Fiqri
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo (Foto: MPI).

PALU, iNews.id - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menceritakan pengalamannya menolak gratifikasi. Ketika itu dirinya menjabat Gubernur Jawa Tengah 2 periode.

"Saya berusaha untuk tetep dikasih sesuatu. maka korban pertama kalau boleh saya katakan korban adalah pegawai saya datang, kemudian dia memberi sesuatu," kata Ganjar saat bertemu para relawan, caleg partai pengusung dan TPD Ganjar-Mahfud di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (4/12/2023).

Dia meminta sang pemberi gratifikasi untuk membawa pulang barang 'sesuatu' tersebut. Namun apabila tidak diberikan kepada anak atau istri, dia berharap dikembalikan kepada pemiliknya. 

"Saya sampaikan 'Bu, Anda bawa pulang ini. Anda kasih kepada anak istri Anda dan mudah-mudahan ini halal. Tapi seandainya tidak, kembalikan kepada siapa yang punya," tutur Ganjar.

Namun apabila pemberi terpaksa memberikan gratifikasi, dia akan melaporkan kepada KPK. 

"Ketiga saya sampaikan, kalau terpaksa Anda harus memberikan ke saya dan meminta saya menerima perhiasan seperti itu. Tapi besok pagi saya serahkan ke KPK sebagai laporan gratifikasi," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Wali Kota Madiun Maidi, Usut Gratifikasi dan TPPU

3 hari lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta dari OTT Bupati Bolmut, Ditemukan di 3 Lokasi Berbeda

3 hari lalu

KPK Tetapkan Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Tersangka Pemerasan dan Gratifikasi

10 hari lalu

KPK Ungkap Modus Kasus Suap HGB yang Jerat Presdir Summarecon hingga Orang Kepercayaan Nusron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal