Cerita Hoegeng Dipaksa Soekarno Ganti Nama seperti Tokoh Wayang

Faieq Hidayat
Kapolri Jenderal Pol (Purn) Hoegeng Imam Santoso. (Foto akun IG Jenderal Hoegeng)..

Bung Karno merasa heran dan mengernyitkan dahinya. "Apa tidak salah? Biasanya kan Soegeng," ujar Bung Karno. 

Hoegeng menjawab namanya pemberian orang tuanya. Namanya memang seperti itu. 

Namun Bung Karno mengatakan nama Hoegeng bukan orang Jawa. Dia kemudian meminta nama Hoegeng diganti seperti nama tokoh wayang. 

"Namamu diganti Soekarno seperti nama saya," kata Bung Karno.

"Tidak bisa Pak, namanya sudah Hoegeng," jawab Hoegeng.

Tapi Bung Karno tetap memaksa Hoegeng berganti nama. Agar tidak marah, Hoegeng mengajak bercanda Soekarno dengan gaya Pekalongan. 

"Kalau Hoegeng itu nama pemberian orang tua saya, kalau Soekarno itu nama pembantu rumah tangga saya di rumah, Pak," kata Hoegeng yang membuat teman-teman dari PTIK dan tamu yang hadir tertawa. 

Bung Karno melotot marah saat diolok-olok Hoegeng, tetap kemudian dia tertawa. "Kurang ajar kamu ya," kata dia. 

Saat menjadi menteri, Hoegeng tetap menggunakan satu kata namanya. Bahkan menjadi Kapolri nama di lencananya tetap Hoegeng.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
23 jam lalu

Polri Perkenalkan Tagline Baru Polisi Bersama Masyarakat, Tegaskan Pengabdian Berorientasi pada Rakyat

2 hari lalu

Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah Dimutasi Jadi Kapolda Sulbar, Irjen Arie Ardian Pimpin Kortas Tipikor

2 hari lalu

Kapolri Tunjuk 3 Direktur Baru di Polda Metro Jaya, Ini Daftarnya

2 hari lalu

Bertemu Kapolri Jenderal Suyudi, Komisi III DPR Lapor Ada Oknum Pejabat Polri Arogan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal