Cerita Jenderal Kopassus Selamat Dikepung Ratusan Pasukan GAM, Ujungnya Musuh Menyerahkan Diri

Sucipto
Kopassus. (Foto: Reuters)

Setelah melalui perjalanan panjang dengan medan yang berat, mantan Pangdam Jaya ini akhirnya berhasil menemukan markas Din Minimi di tengah hutan. ”Waktu saya sampai digubuknya jam 6.30, sudah gelap gulita di tengah hutan. Dia di atas pakai kaos loreng, celana loreng, dan senjata sudah ditrigger, senjatanya,” tuturya.

Situasi semakin mencekam karena Din Minimi ternyata tidak sendiri. Pentolan kelompok bersenjata itu didampingi oleh ratusan pengikutnya dengan persenjataan lengkap. Mereka langsung mengepung Sutiyoso bersama dua anak buahnya. 

“Akhirnya saya bertiga aja. Kita ke tempat dia. Dikepung 120 orang di tempat Din Minimi. Kalau mau populer bantai saja atau saya disandera tetapikan saya bukan bonek (bondo nekat). Saya ada latar belakang, ada keyakinan gitu,” ucapnya.

Meski dikepung, Sutiyoso terbiasa menghadapi situasi genting di medan operasi tak gentar. Dengan senjata yang sudah dikokang dan siap diletusan tersebut, Sutiyoso kemudian mengajak kelompok tersebut untuk berdialog. “Saat itu saya bawa pistol, anak buah saya bawa AK. Saya juga bawa cadangan magazine penuh, sudah saya kokang saya kunci. Untuk jaga-jaga,” tuturnya.

Dengan tenang dan penuh kewaspadaan tinggi, Sutiyoso melakukan strategi soft approach atau persuasif dan mengajak Din Minimi serta pengikutnya berdialog. ”Sempat saya ngomong, Din, aku ini hanya 3 orang mana menang lawan 120 orang. Kenapa saya berani, karena saya percaya kamu, maka saya minta kamu percaya juga,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 bulan lalu

3 Personel Polri Dapat Kenaikan Pangkat usai Cegah Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh

2 bulan lalu

TNI Pastikan Situasi Kondusif usai Peringatan Hari Damai Aceh

2 bulan lalu

Istana soal Foto Prabowo Dikibarkan Penerjun Kopassus saat HUT RI: Bentuk Kebanggaan

2 bulan lalu

Kapolri Pastikan Situasi Aceh Terkendali usai Kericuhan Hari Damai dan Pengibaran Bendera Bulan Bintang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal