Cerita Jokowi Kaget Jenderal Soleimani Dibunuh Pakai Drone: Dikendalikan Markas AS di Qatar

Jonathan Simanjuntak
Presiden Jokowi mengingatkan harus hati-hati dengan penggunaan drone dalam perang. (Foto Youtube Puspen TNI).

"Akurat karena memakai face recognition. Akhirnya ketembak, yang kita kaget itu terjadi di wilayah Irak tapi dronenya konon dikendalikan dari Qatar, markas Amerika Serikat di Qatar," ungkap Jokowi.

"Ini hal-hal yang harus kita ikuti, amati, bagaimana perkembangan teknologi itu bisa mengubah dari perang yang konvensional ke perang-perang yang bisa dikendalikan dari jarak jauh," sambungnya.

TNI-Polri, kata Jokowi, harus menjadi pembelajar aktif dan adaptif. Ia meminta agar TNI Polri mampu melakukan deteksi dini dan mengambil langkah antisipasi dan memperkuat profesionalisme dalam pelayanan terhadap masyarakat

"Sinergi TNI dan Polri sangat mutlak diperlukan. Sinergi horizontal antar kesatuan, sinergi vertikal dari atas sampai bawah, hal yang namanya egosektoral, hilangkan sekat dan pandangan pandangan sempit, semuanya harus untuk bangsa dan negara," tandasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 jam lalu

Bukan Cuma Hafal Pasal, Calon Advokat Kini Dituntut Paham Teknologi dan AI

7 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Klaim Pegang Kendali Penuh

21 jam lalu

Kenapa Jokowi Baru Tunjukkan KTA PSI di Bandung? Ternyata Ini Alasannya

21 jam lalu

Jokowi Pamer KTA di Bandung, Ungkap Sudah Jadi Kader PSI sejak 2025

22 jam lalu

Breaking News: Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Bukti Sudah Jadi Anggota

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal