Cerita Mertua Jenderal Andika, Hendropriyono Gagal jadi Panglima TNI

Riezky Maulana
Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono. (Foto iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Jenderal TNI (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono pernah gagal menjadi Panglima ABRI yang kini disebut Panglima TNI. Ketika itu mertua Jenderal TNI Andika Perkasa ini akan menggantikan Jenderal Wiranto pada tahun 1998 lalu.

Pasalnya Wiranto saat itu dianggap tak mampu menangani para demonstran. Kerusuhan, penjarahan maupun bakar-bakaran banyak mengakibatkan korban jiwa serta kerugian materi. 

Penasihat Bidang Hankam Wakil Presiden, Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan mengatakan bahwa Wiranto tidak melakukan tindakan penanganan. 

"Jangankan tindakan represif, tindakan preventif pun juga tidak ada," kata Sintong dalam buku Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Komando yang ditulis Hendro Subroto dikutip, Rabu (10/11/2021).

BJ Habibie yang menjabat Wakil Presiden saat itu mondar-mandir ke ruang kerja Sintong untuk menanyakan keberadaan pimpinan ABRI yang bertanggungjawab keamanan. Pada waktu itu, Wiranto sedang berada di luar kota.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
35 menit lalu

TNI Peringati HUT ke-81 secara Sederhana: Banyak Prajurit Bertugas Tangani Bencana

4 jam lalu

Ini Alasan Perayaan Puncak HUT ke-81 TNI Batal Digelar di Monas

6 jam lalu

Puncak HUT ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Dipindah ke Mabes TNI

2 hari lalu

TNI Ungkap Masih Ada Warga Disandera KKB di Papua, Operasi Pengejaran Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal