“Ia sempat putus sekolah dan waktu masuk sekolah rakyat, ia belum lancar membaca dan belum bisa menghitung dengan baik. Hari ini Risky kembali ke sekolah. Ia mendapatkan kembali haknya untuk belajar dan menata cita-cita,” jelasnya.
“Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada mengembalikan masa depan seorang anak, saudara-saudara sekalian. Saya yakin Risky kau akan menjadi pribadi yang kuat,” sambungnya.
4. Citra Nur Ramadhani
Selain itu, hadir juga Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan. Prabowo menyebut Citra hampir putus sekolah saat berada di kelas 4 SD.
Citra kini kembali bersekolah dan sempat mendapat juara karate tingkat kabupaten.
“Hadir pula Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene, dari Provinsi Sulawesi Selatan. Ketika kelas empat sekolah dasar, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya telah wafat dan ibunya penyandang disabilitas. Sekolah rakyat memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendiri. Citra pun kemarin berhasil menjadi juara karate tingkat kabupaten,” tutur Prabowo.