Data Desil Dimutakhirkan, 4,3 Juta Keluarga Baru Kini Dapat Bansos 

Binti Mufarida
Konferensi pers Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. (Foto: Istimewa)

Berdasarkan kebijakan tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) mendapat tugas sebagai pengelola data tunggal, sedangkan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah membantu pemutakhiran sesuai bidang tugas masing-masing.

Data yang dikumpulkan kemudian diverifikasi, divalidasi, dan disetarakan berdasarkan ukuran yang ditetapkan BPS sebelum disusun menjadi pemeringkatan kesejahteraan relatif dalam desil 1 hingga desil 10.

“Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah diwajibkan untuk membantu pemutakhiran dengan mengirimkan berbagai data yang didapatkan sesuai bidang tugas masing-masing untuk dilakukan verifikasi, validasi, dan disetarakan sesuai dengan ukuran-ukuran yang telah ditetapkan oleh BPS,” tuturnya.

Kementerian Sosial (Kemensos) bersama kementerian/lembaga lainnya juga terus memasukkan data yang diperoleh dari lapangan dalam proses pemutakhiran.

Perbaikan data penerima terlihat sejak DTSEN mulai digunakan. Pada kuartal II 2025, terdapat 1.379.043 KPM baru yang mendapatkan bansos.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
13 jam lalu

BPS Ungkap Cara Tentukan Kelompok Desil Masyarakat, Bukan dari 1 Indikator

21 jam lalu

Namanya Masuk Desil 4 DTSEN, Anggota DPR Eva Stevany Bantah Pernah Terima PKH

4 hari lalu

Gus Ipul soal Perubahan Desil DTSEN: Bukan Berarti Bansos Dicoret

5 hari lalu

Gaduh Data Desil, BPS Malah Minta Tambahan Anggaran Rp1,4 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal