Demokrasi Indonesia Mundur, Civitas Universitas Paramadina Ajak Jaga Keadilan dan Anti-KKN

Achmad Al Fiqri
Civitas Universitas Paramadina saat menyampaikan pernyataan sikap soal kemunduran demokrasi Indonesia di depan Auditorium Nurcholish Madjid, Kampus Paramadina. (Foto: MPI/Achmad Al Fiqri)

Ketiga, mendesak parlemen dan partai politik harus menyuarakan aspirasi rakyat. Parlemen dan partai politik merupakan jembatan aspirasi rakyat. Sebagai bagian dari penguatan institusi demokrasi, partai politik harus menjadi teladan bagaimana demokrasi dipraktikan.

"Keempat, kepada semua rekan-rekan seperjuangan, para akademisi, pegiat masyarakat sipil dan media massa, kita harus terus menjaga spirit demokrasi, keadilan dan anti-KKN di negeri ini," kata Sunaryo.

"Kita tidak boleh membiarkan diri kita takluk pada kenyataan-kenyataan yang tidak sejalan dengan spirit demokrasi, keadilan dan anti-KKN. Kita harus terus menyuarakan pesan untuk menjaga demokrasi, keadilan dan anti-KKN," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 jam lalu

Kasus Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ariotedjo Dihadirkan ke Sidang Besok

11 jam lalu

Istri Bupati Pemalang Dipanggil KPK Lagi, Diperiksa terkait Kasus Pemerasan

11 jam lalu

Sidang Kasus Kuota Haji, 2 Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana 271.500 Dolar AS ke Yaqut

14 jam lalu

KPK Periksa 7 Saksi Kasus Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, 2 Anggota DPRD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal