Abu bahkan dilaporkan mencapai wilayah Bogor. Warga melaporkan adanya debu vulkanik yang menempel di jalanan, atap rumah, hingga kendaraan.
Di Depok, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga mulai terpantau pada Minggu (6/9/2026).
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
Sebaran abu juga berdampak terhadap aktivitas penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta sempat mengalami penghentian sementara operasional penerbangan akibat abu vulkanik yang masuk ke ruang udara sekitar bandara. Reuters melaporkan sebanyak 209 penerbangan terdampak pada Minggu, dengan sekitar 22.800 penumpang ikut terdampak.
Meski aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat dan abu vulkanik menyebar hingga Jabodetabek, masyarakat di wilayah yang terdampak tidak perlu panik.