Proses perancangan dan pembahasan tersebut umumnya dimatangkan menjelang pergantian tahun untuk menentukan estimasi penerbitan uang kertas maupun uang logam pada periode berikutnya.
"BI punya target money supply seperti ini, pemerintah punya target issuance seperti apa, nah itu kemudian kita diskusikan termasuk di situ adalah berapa banyak BI berencana untuk mengeluarkan uang kartal atau mencetak uang kertas dan uang logam," pungkas Destry.
Sebagai informasi, uang kertas yang belakangan viral dan diburu para kolektor numismatik tersebut merupakan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi (TE) 2022 pecahan Rp100.000 dengan tahun cetak 2026. Uang tersebut membubuhkan tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Perry Warjiyo.