Dirjen Imigrasi Kecam Event Lari Diskriminatif Bali Silent Disco, Cekal WNA yang Jadi Panitia

Nur Khabibi
Viral kegiatan lari Bali Silent Disco yang diduga diskriminatif (dok. istimewa)

Diketahui, event lari tersebut diselenggarakan oleh Entourage Bali, dengan dua orang WNA asal Belanda yang teridentifikasi sebagai penyelenggara, yaitu berinisial JAS (35) yang memegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) untuk bekerja, dan HQV (37), pemegang ITAS Investor.

"Kedua WNA tersebut diketahui telah meninggalkan wilayah Indonesia pada Rabu, 23 Juli 2026 malam menggunakan maskapai KLM tujuan Singapura melalui Bandara Internasional | Gusti Ngurah Rai. Saat ini kami telah memasukkan keduanya ke dalam daftar cekal," ujar Hendarsam.

Sebagai tindak lanjut, Kantor Imigrasi Ngurah Rai saat ini telah melakukan proses pemanggilan penjamin/sponsor dari kedua WNA tersebut, yaitu PT SIG.

Dalam proses pemeriksaan, penjamin dimintai keterangan terkait aktivitas yang bersangkutan selama berada di Indonesia, termasuk kesesuaiannya dengan izin tinggal yang diberikan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pusat Finansial Internasional Indonesia Segera Dibangun, Rosan: Respons Investor Sangat Positif

2 hari lalu

Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomornya Berlaku Seumur Hidup

2 hari lalu

Dirjen Imigrasi Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Kerja Sama Penyebarluasan Informasi Publik

3 hari lalu

Nikah hingga Honeymoon di Satu Tempat Jadi Pilihan Pasangan Muda, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal