DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

Anggie Ariesta
Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto. (Foto: FEB UGM)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan masih harus mengejar penerimaan pajak sebesar Rp750 triliun hingga akhir 2026. Target penerimaan pajak dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar Rp2.357 triliun.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, realisasi penerimaan pajak hingga 30 September 2026 mencapai Rp1.607 triliun atau 68,2 persen dari target. Capaian tersebut mencatatkan pertumbuhan kumulatif sebesar 24,1 persen secara tahunan.

"Realisasi penerimaan sampai 30 September 2026, seperti yang disampaikan Pak Menkeu, kita bertumbuh akumulasi 24,1% dan sisa penerimaan ke depan yang masih harus kami emban sesuai dengan target itu sekitar Rp750 triliun," ujar Bimo dalam konferensi pers APBN KiTa, dikutip Minggu (11/10/2026).

Untuk mengejar sisa target pada kuartal IV-2026, DJP akan mengoptimalkan integrasi basis data perpajakan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan, pemeriksaan, penegakan hukum, serta menggali potensi pajak yang belum tergarap secara maksimal.

DJP juga akan mengoptimalkan sejumlah instrumen kebijakan perpajakan, mulai dari pemungutan pajak atas transaksi digital luar negeri, Pajak Penghasilan (PPh) melalui skema marketplace, hingga insentif pengurangan sanksi administratif perpajakan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
8 hari lalu

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol-Biodiesel, Siapkan Insentif Pajak Baru

12 hari lalu

Restitusi Bisa Diaudit, Menkeu Suahasil: Pemerintah Hormati Seluruh Hak Wajib Pajak

20 hari lalu

Suahasil Beri Instruksi Khusus soal Pajak hingga Bea Cukai saat Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu

4 hari lalu

DJP Resmi Atur Printer Meterai Digital, Penyedia Wajib Penuhi 3 Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal