Oleh karena itu, Gayatri mengatakan rentetan gempa yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia ini merupakan fenomena alam. Jika diamati maka gempa di wilayah Indonesia setiap hari pasti terjadi, terutama gempa-gempa bermagnitudo kecil (M2-3).
Sedangkan untuk gempa menengah (M4-5) frekuensi kejadian harian juga cukup besar, sedangkan gempa besar (>M5) hampir setiap tahun terjadi di wilayah Indonesia.
“Hanya tidak selalu menimbulkan kerusakan sehingga tidak selalu menjadi perhatian. Adanya peristiwa yang dianggap rentetan oleh masyarakat sebenarnya lebih terkait kepada perhatian masyarakat yang meningkat terhadap kejadian gempa sesudah terjadinya gempa merusak di Cianjur belum lama ini," ujar dia.
Sementara itu, iaberpesan kepada masyarakat agar tidak perlu merasa was-was berlebihan. Fenomena kejadian gempa yang seolah-olah meningkat akhir-akhir ini terjadi lebih dikarenakan kecepatan pertukaran informasi dan perhatian masyarakat yang meningkat pascaterpicu kejadian gempa merusak yang menimbulkan korban jiwa belum lama ini di Cianjur.
Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk selalu menyadari bila sebagian besar dari mereka tinggal di wilayah rawan gempa bumi. Masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan sehingga semuanya akan lebih siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi.
“Literasi terhadap kondisi geologi di sekitar area tempat tinggal dan beraktivitas juga perlu ditingkatkan dengan mencoba memahami betul prosedur dan jalur evakuasi di mana pun berada," tutup dia.