DPR Geram Challenge Hafalan Alquran demi Miras, Desak Penyelenggara Tanggung Jawab

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi miras. (Foto: Pixabay)

“Promosi tentu boleh dilakukan, tetapi harus tetap beretika dan menghormati norma agama. Jangan sampai kreativitas justru berubah menjadi tindakan yang merendahkan atau menyinggung kesucian agama,” tegasnya.

Dia meminta pihak penyelenggara maupun pihak yang terlibat dalam aktivitas promosi tersebut mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

“Penyelenggara dan pelaku promosi harus bertanggung jawab. Harus ada evaluasi dan penjelasan yang terbuka mengenai bagaimana kegiatan seperti ini bisa terjadi,” katanya.

Dia menambahkan, kasus tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya penyelenggara kegiatan dan perusahaan yang melakukan aktivitas pemasaran di ruang publik.

“Jangan sampai demi mengejar perhatian publik dan viralitas, nilai-nilai agama dikorbankan. Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak bahwa kegiatan promosi yang tidak beretika dan melanggar norma agama tidak boleh terjadi lagi,” pungkasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
5 jam lalu

MUI Minta Aksi Viral Baca Al-Quran Berhadiah Miras di The Sounds Project Diproses Hukum!

6 jam lalu

Polisi Usut Viral Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di The Sounds Project di Ancol

6 jam lalu

Fakta Baru Aksi Viral Baca Al-Quran Dapat Miras di The Sounds Project, Bikin Geleng-Geleng!

6 jam lalu

Ustaz Hilmi Firdausi Murka Al-Quran Jadi Tantangan di Booth Miras: Penistaan Agama!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal