Melalui pernyataan resminya, The Sounds Project mengaku membutuhkan waktu sebelum memberikan klarifikasi. Pihak penyelenggara mengatakan kejadian tersebut melibatkan banyak pihak, sehingga mereka perlu memastikan fakta yang sebenarnya sebelum mengambil sikap.
“Kami membutuhkan waktu untuk sampai pada pernyataan ini. Kejadian tersebut melibatkan banyak pihak dan harus kami pastikan kebenarannya, agar langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan,” tulis The Sounds Project, dikutip Selasa (11/8/2026).
Penyelenggara juga secara tegas menyatakan marah, kecewa, dan mengecam perilaku yang menjadi sorotan tersebut.
Mereka menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan terhadap tindakan yang menjadikan agama sebagai bahan challenge maupun sebagai bagian dari promosi produk.