DPR Minta Transaksi Batu Bara Pakai Rupiah, Bukan Dolar AS

Tim iNews.id
DPR meminta agar pembelian batu bara tak lagi menggunakan dolar AS, melainkan rupiah. (Foto: ist)

“Karena transaksi dilakukan di dalam negeri, penggunaan rupiah dinilai lebih efisien dan logis dibandingkan menggunakan mata uang asing,” kata Rokhmat yang juga merupakan anggota Badan Anggaran DPR.

Selain itu, Rokhmat juga menyinggung instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pengurangan pembangkit listrik berbahan bakar diesel sebagai bagian dari program prioritas nasional untuk meningkatkan efisiensi energi.

Menurutnya, pembangkit diesel memiliki biaya produksi yang relatif tinggi serta masih bergantung pada bahan bakar impor. “Karena itu, pengurangan penggunaannya dinilai sejalan dengan upaya memperkuat kemandirian energi nasional,” katanya. 

Rokhmat menambahkan, penggunaan rupiah dalam transaksi batu bara DMO dan pengurangan pembangkit diesel merupakan langkah strategis yang saling melengkapi dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

“Kebijakan tersebut tidak hanya mengurangi risiko keuangan, tetapi juga mendukung transisi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ucap Rohmat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 jam lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Rupiah Hari Ini Ditutup Turun ke Rp18.009 per Dolar AS

8 jam lalu

Menjaga Nilai Tukar Rupiah: Saatnya Transformasi Peran Gubernur BI

10 jam lalu

Mundurnya Perry Warjiyo dan Tiga Risiko yang Tidak Boleh Diremehkan

11 jam lalu

Pengamat Nilai Mundurnya Perry Warjiyo Jadi Sentimen Negatif bagi Nilai Tukar Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal