“Itulah yang juga kami bahas dalam kegiatan Akademi Perindo saat ini yaitu bagaimana mengawal suara-suara rakyat supaya mereka bisa terkonversi menjadi satu kursi misalnya di DPR RI ataupun kursi-kursi lainnya,” ucap Manik.
Ke depan, pihaknya menargetkan jangkauan program edukasi politik ini tidak hanya menyasar struktur internal partai, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat luas.
“Ke depan kegiatan Akademi Perindo ini juga tidak hanya dilakukan untuk internal kader melainkan juga kepada publik,” tuturnya.