Cenderamata yang diterimanya berupa sepatu, jaket, kain, hingga baju batik. Bahkan, salah satu batik tersebut dikenakannya saat memberikan kesaksian di persidangan.
"Waktu perpisahan kami mendapatkan itu, Pak. Ada sepatu, kemudian ada jaket, ada kain, kemudian baju batik. Salah satunya ini yang saya pakai. Mohon maaf, saya akan menyampaikan seperti itu," kata Hendy.
Hendy menjelaskan, setelah menerima hadiah tersebut, dirinya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik mempertanyakan apakah dirinya mengetahui asal-usul dana yang digunakan untuk membeli cenderamata tersebut.
"Pada saat di-BAP disampaikan sama penyidiknya, 'Bapak tahu enggak itu uang dari mana?' Saya bilang, 'Saya tidak tahu'. 'Kalau misalkan tidak tahu, kenapa Bapak terima cenderamata itu?'," kata Hendy menirukan percakapannya dengan penyidik.
Usai pemeriksaan, Hendy berinisiatif mengembalikan nilai seluruh cenderamata yang diterimanya. Dia menghitung harga masing-masing barang, mengonversinya menjadi uang, lalu menyerahkan kepada penyidik KPK sebagai bentuk itikad baik.