Eks Pimpinan KPK Ungkap Hipotesis Kematian Sutrimo Orang Dekat Febrie: Peringatan buat yang Lain

Tim iNews.id
Pimpinan KPK periode 2015-2019, Saut Situmorang. (Foto: iNews)

"Sekarang ada tuduhan FA (Febrie) ini sekarang memakai teori ini mulai dari dilantik (menjadi Jampidsus) dari tahun 2022 sampai 2026. Diambil tapi kemudian enggak diselesaikan, supaya yang lain takut," ucapnya.

Saat ditanya apakah yang dimaksud adalah dugaan dilakukan Febrie dalam sejumlah perkara besar, Saut menjawab hal itu merupakan cara berpikir yang digunakan dalam menganalisis suatu persoalan.

"Ini pemikiran kita, karena kan saya bilang tadi kita harus sepakat memberantas korupsi memakai strategic thinking, pakai teori, pakai petuah-petuah lama. Ini buku tahun lama, 2.000 sebelum masehi," katanya.

Saut menambahkan, teori tersebut bisa diterapkan dalam berbagai konteks, termasuk dugaan intimidasi terhadap pihak-pihak tertentu.

"Jadi kalau kita pakai dalam pengertian emas, dalam pengertian barang disita, bisa juga. Tapi dalam pengertian yang almarhum bisa juga, 'Gue potong dulu nih biar yang lain takut semua'," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
27 hari lalu

Pengacara Febrie: Sutrimo Bukan Karumga, Tugasnya Jaga Rumah Kosong dan Bersihkan Halaman

27 hari lalu

Pitra Soroti Kejanggalan Kematian Sutrimo: Tak Punya Riwayat Sakit, Tiba-Tiba Mulut Berbusa

27 hari lalu

Pitra Romadoni Bongkar Sejumlah Kejanggalan Kematian Sutrimo Orang Dekat Febrie

27 hari lalu

Hermawan Sulistyo Yakin Sutrimo Orang Dekat Febrie Mati karena Dibunuh: Saksi Kunci Pencucian Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal