El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

Anggie Ariesta
Ilustrasi beras. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) mewaspadai ancaman fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu pasokan dan memicu kenaikan harga pangan di berbagai daerah. Komoditas yang dinilai rentan terdampak antara lain beras, cabai, dan bawang merah.

Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali menuturkan, bank sentral telah memperhitungkan risiko El Nino terhadap perekonomian nasional. Jika berlangsung dalam waktu lama, fenomena tersebut berpotensi menekan pasokan pangan, terutama di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua), Bali, Nusa Tenggara, hingga Sumatra.

“Komoditas yang paling rentan adalah beras, kemudian cabai dan bawang merah,” ucap Ricky dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Oktober 2026 di Gedung Thamrin, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Untuk mengantisipasi kenaikan harga dalam jangka pendek, BI mendorong pengamanan pasokan pangan melalui penguatan Kerja Sama Antardaerah (KAD), fasilitasi biaya distribusi, operasi pasar, dan gerakan pasar murah.

Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat penyaluran pangan dari daerah surplus ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan, terutama untuk komoditas beras, cabai, dan bawang merah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
13 hari lalu

BMKG Ungkap El Nino Masih Sangat Kuat, Mayoritas Wilayah Indonesia Minim Hujan

14 hari lalu

El Nino Capai Level Sangat Kuat, BMKG Ungkap Musim Hujan di RI Mundur

16 hari lalu

El Nino Berdampak Kemarau Panjang, Pramono Soroti Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

26 hari lalu

Ngeri! Super El Nino Bisa Renggut 451.000 Nyawa di Seluruh Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal