Evalina Heryanti, perempuan Kristiani masuk menjadi anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dilantik, Senin (24/1/2022). (Foto: PKS)
Kiswondari, Donald Karouw

JAKARTA, iNews.id - Seorang perempuan Kristiani, Evalina Heryanti, masuk menjadi anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Evalina dilantik bersama anggota lainnya pada Senin (24/1/2022), yang dihadiri langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu. 

Evalina Heryanti menjadi sorotan karena dia pemeluk agama Kristen yang menjadi anggota Dewan Pakar PKS, partai politik berbasis Islam. PKS yang berdiri pada 20 April 1998 ini diketahui dibentuk berawal dari gerakan aktivitas dakwah Islam sejak 1980-an.

Perempuan yang pernah menjadi Data Analysis and Assistance Team NOC of Indonesia for Olympic Games 2020 Tokyo ini mengaku senang dan bersyukur dilantik menjadi anggota Dewan Pakar PKS. 

"Saya sangat senang dan bangga bergabung menjadi Dewan Pakar PKS di bidang olahraga dan prestasi," tutur Eva, dikutip dari keterangan resmi PKS di situs resminya, Rabu (26/1/2022). 

Menurut Evalina Heryanti, PKS yang memberikan kesempatan untuknya bergabung sebagai Dewan Pakar membuktikan partai politik itu terbuka bagi semua anak bangsa. PKS tidak memandang suku agama dan golongan. 

"Puji Tuhan saya mengapresiasi PKS. Partai ini dikenal sebagai partai yang pemilihnya orang Islam, tapi saya sebagai seorang kristiani bisa masuk sebagai anggota Dewan Pakar," kata Eva. 

Dia mengatakan, sebagai anak bangsa, dia ingin bersama-sama di PKS memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara. 

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan melantik tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang sebagai Anggota Dewan Pakar PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Senin (24/1/2022) siang nanti.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Ahmad Fathul Bari sebelumnya menyampaikan, Dewan Pakar PKS terdiri atas berbagai tokoh dengan kepakaran di bidang masing-masing yang akan membantu PKS dalam memandang setiap langkah dan kebijakan. Keberadaan Dewan Pakar sesuai dengan amanat Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Al-Jufri yang menyatakan PKS milik semua kalangan dan menjadi rumah besar bangsa Indonesia.

"Dewan Pakar PKS terdiri atas beragam latar belakang yang mencerminkan bangsa yang majemuk dan siap berjuang bersama PKS. PKS membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkontribusi terhadap jalannya demokrasi yang jauh lebih baik ke depan," kata Fathul dalam keterangannya, dikutip Senin (24/1/2022).

Fathul menjelaskan, berbagai unsur tokoh lintas profesi, kepakaran, dan latar belakang di Dewan Pakar PKS ini amat dibutuhkan oleh PKS untuk dapat memberikan masukan dan pandangannya. 

Dewan Pakar PKS akan dipimpin oleh Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi., M.Sc. Selain sebagai seorang Guru Besar, dia juga memiliki berbagai pengalaman di DPR RI serta pernah terpilih sebagai Gubernur Sumatera Barat periode 2010-2020.

"Kami berharap Dewan Pakar dapat menguatkan berbagai pandangan PKS, sebab akan didukung kepakaran para akademisi, ulama, dunia usaha, purnawirawan TNI/Polri, aktivis, dan tokoh dengan latar belakang lainnya yang memiliki pengalaman panjang dan siap membantu PKS bekerja menguatkan pelayanan kepada masyarakat," paparnya.

Fathul menambahkan, Dewan Pakar PKS tidak hanya ada di tingkat Pusat, tapi ada di seluruh struktur PKS tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Untuk di tingkat pusat, Dewan Pakar akan memberikan pertimbangan keahlian/kepakaran kepada Presiden PKS.

"Kita akan resmikan Dewan Pakar di tingkat pusat. Begitu pun selanjutnya di daerah sudah melaporkan banyak tokoh lintas kepakaran di berbagai wilayah yang menyatakan siap bergabung dengan PKS. Dengan adanya Dewan Pakar PKS, kami ingin meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi yang lebih substantif," kata Fathul.


Editor : Maria Christina

BERITA TERKAIT