Fahri Hamzah Sebut Anggaran Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim Aneh

Ilma De Sabrini
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

Politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini juga menyarankan pemerintah untuk menghitung dengan cermat anggaran pemindahan tersebut. Pemerintah juga harus duduk bersama sejarawan di sana, agar nantinya nilai budaya di sana pun tidak hilng.

"Ini membuat jantung dari republik yang harus dihitung betul itu tata letaknya, sejarahnya, dan konten-konten sosiologi, yang ada di dalamnya harus betul-betul menimbang, mengingat Jakarta sudah menjadi ibu kota lebih dari 70 tahun. Jadi enggak gampang itu ruhnya dicabut itu," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, 19 persen dana pemindahan Ibu Kota akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Dana kira-kira kalau dari APBN itu kecil, paling sekitar 19 persen," kata Bambang Brodjonegoro saat berbicara kepada milenial di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dia mengatakan, dana pemindahan Ibu Kota akan dimaksimalkan melalui pengelolaan aset negara melalui skema kerja sama dan lain hal.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
7 hari lalu

BNPB Kerahkan 4.068 Personel Tangani Karhutla Kaltim, 319 Ha Lahan Masih Terbakar

7 hari lalu

Izin 3 Perusahaan di Kaltim Dibekukan akibat Karhutla, Wajib Pulihkan Ekosistem

19 hari lalu

BNPB Deteksi 61 Titik Panas di IKN dan Kaltim, 400 Hektare Lahan Terbakar

27 hari lalu

Menhut Pantau Karhutla di Kaltim: Jangan sampai Habitat Orangutan Terganggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal