FBI Dilibatkan Cek Uang Dolar di Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Riyan Rizki Roshali
Uang asing dari brankas rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul, Jawa Barat (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Polri mengecek barang bukti uang dolar yang disita terkait tiga kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah sebagai tersangka. Polisi menggandeng FBI (Federal Bureau of Investigation) hingga Kedutaan Besar Amerika Serikat serta Singapura. 

"Ini ada uang US dollar, Singapore dollar, rupiah, termasuk emas batangan. Jadi nanti akan dilakukan uji terkait tentang Singapore dollar, US dollar dari FBI dan Kedutaan Amerika termasuk dari Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7/2026). 

Polri bersama PT Pegadaian juga mengecek kadar emas 74 kg terkait kasus Febrie Adriansyah. Diketahui, emas 74 kg itu disita polisi dari rangkaian penggeledahan yang dilakukan. 

Sementara itu, Kepala Departemen Operasional G-Lab PT Pegadaian, Rubica Giovani Malewa menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan awal terhadap emas tersebut. Pihaknya mengecek keaslian dan berat emas tersebut. 

"Dari kami PT Pegadaian akan melakukan pengujian secara teknis terhadap barang bukti berupa emas yang tadi sudah kami lakukan cek awal berupa 74 keping mungkin sekitar satu kepingnya itu seberat 1 kg," ujar dia. 

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

Susno Duadji Sebut Pelimpahan Kasus Korupsi Febrie Adriansyah karena Hubungan Baik Polri-Kejagung

4 jam lalu

Don Ritto Jadi Tersangka Bareng Febrie Adriansyah, Pengacara Sebut Korban Pertarungan 2 Gajah

5 jam lalu

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hanya Dicekal 20 Hari, Menteri Imipas Ungkap Alasannya

6 jam lalu

Pengacara Don Ritto Bantah Uang yang Disita Polisi terkait 3 Kasus Korupsi Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal