Di Jakarta, Bulan diperkirakan mulai terbit dari arah timur pada pukul 17.53 WIB. Namun, pada awal kemunculannya, Bulan mungkin sulit diamati karena posisinya masih dekat dengan garis horizon dan terhalang gedung-gedung tinggi.
Bulan diperkirakan mencapai posisi tertinggi pada pukul 23.58 WIB, kemudian terbenam pada pukul 05.10 WIB keesokan harinya.
“Waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini adalah saat posisi Bulan sudah berada cukup tinggi di langit, yaitu mulai pukul 20.00 WIB. Fenomena Hunter’s Moon aman dilihat dengan mata tanpa perlu pelindung khusus,” ujarnya.
Meski menjadi kesempatan untuk menikmati fenomena langit, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir diminta tetap mewaspadai potensi banjir rob. Posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang berada dalam satu garis lurus atau hampir lurus dapat memperkuat gaya gravitasi yang memengaruhi pasang surut air laut.
Kondisi tersebut memicu pasang purnama, yakni keadaan ketika permukaan air laut pasang lebih tinggi dan surut lebih rendah dibandingkan kondisi biasanya. Karena itu, masyarakat pesisir perlu memperhatikan informasi dan peringatan resmi terkait potensi banjir rob di wilayah masing-masing.