Tak hanya mendapatkan pembekalan, para siswa juga diajak mengidentifikasi persoalan sampah di sekolah masing-masing. Mereka kemudian bekerja dalam kelompok untuk menyusun proposal inisiatif dan kampanye edukasi sebagai bagian dari tantangan inovasi.
Hasil gagasan tersebut dipresentasikan untuk menentukan inovasi terbaik. Para pemenang diumumkan dalam acara penutupan pada 1 November 2026.
Kegiatan ini turut menghadirkan Circularity Innovation Exhibition yang melibatkan 10 organisasi dan pelaku usaha. Mereka memperkenalkan berbagai solusi praktis, mulai dari daur ulang, pemanfaatan kembali barang bekas atau upcycling, hingga layanan pengumpulan sampah.
Komitmen pengelolaan sampah juga diperkuat melalui Deklarasi Bersama Sekolah. Dalam deklarasi tersebut, sekolah-sekolah peserta menyatakan kesiapan memperbaiki praktik pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan masing-masing.
Selain mendorong inovasi siswa, UNDP secara simbolis menyerahkan peralatan digital kepada Bank Sampah Budi Luhur. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat pencatatan dan pemantauan aktivitas pengumpulan serta daur ulang sampah.