Gegara Calistung, Mendikbudristek Nadiem Sebut Anak-anak RI Kehilangan Hal Ini

Puti Aini Yasmin
Mendikbudristek Nadiem Makarim hapus tes calistung sebagai syarat masuk SD (Dok. Kemendikbudristek)

JAKARTA, iNews.id - Mendikbudristek Nadiem Makarim menghapus syarat calistung atau baca, tulis, hitung sebagai syarat masuk SD. Sebab, hal tersebut dinilai merugikan anak-anak.

Menurut Nadiem, anak-anak Indonesia kehilangan banyak kemampuan yang seharusnya diasah di jenjang PAUD. Hal itu dikarenakan anak-anak dipaksa memahami calistung. Akibatnya, anak-anak merasa belajar tidak menyenangkan hingga akhirnya kehilangan kepercayaan diri.

Tak cuma itu, anak-anak juga pada akhirnya tidak mampu meregulasi emosi dan bagaimana cara berkomunikasi. Hal itu pun berdampak dalam proses belajar di sekolah.

"Tentu konsekuensi dari calistung ini kita hilang berbagai skill daripada calistung, yakni kemampuan regulasi, emosional seorang anak di mana kalau dia tidak mampu meregulasi emosinya, dia tidak mampu berkomunikasi dengan sekitarnya, dia tidak bisa menjaga dan merawat dirinya itu berarti ia tidak bisa berpartisipasi dalam situasi sekolah," ujar dia dalam peluncuran Merdeka Belajar episode 24 via YouTube, ditulis Rabu (29/3/2023).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Fix! Siswa SD-SMA Tak Boleh Pakai AI Instan seperti ChatGPT

Nasional
3 jam lalu

Gebrakan Baru! Coding dan AI Resmi Jadi Mata Pelajaran Pilihan SD hingga SMA

Nasional
2 hari lalu

Nadiem Diperiksa 11 Jam jadi Saksi: Mau Difitnah Bagaimanapun, Allah akan Sinari Kebenaran

Nasional
2 hari lalu

Nadiem Ungkap Alasan Angkat Jurist Tan dan Fiona jadi Stafsus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal