Gempa M5,1 Guncang Sukabumi, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Binti Mufarida
Gempa kekuatan M5,1 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (6/6/2023) pukul 14.23 WIB. (Foto BMKG).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 14.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” ungkap Daryono.

Daryono pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tandasnya.  

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

BMKG Ungkap Gempa Susulan Masih Terus Guncang NTT, Bisa Berlangsung hingga 6 Bulan

2 hari lalu

Ngeri! BMKG Temukan Indikasi Likuefaksi di Nagekeo usai Gempa M7,7 NTT

2 hari lalu

BMKG Catat 15.722 Gempa Susulan Guncang NTT, 190 Kali Dirasakan Warga

2 hari lalu

BMKG Ungkap Kekeringan Ekstrem Meluas, 1.637 Wilayah 60 Hari Tak Diguyur Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal