Geram! Mentan Copot Korwil KPPG Surabaya gegara SPPG Tak Serap Telur dari Peternak

Tangguh Yudha
Mentan Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Perunggasan Nasional di Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Surabaya, Jawa Timur, Selasa (11/10/2026). (Foto: Dok. Kementan)

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk membiarkan peternak kesulitan memasarkan hasil produksinya. Terlebih, penyerapan telur oleh SPPG telah menjadi bagian dari petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Program MBG.

Amran kemudian meminta Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI Trenggono untuk mencopot Tiara Devi sebagai Koordinator Wilayah KPPG Surabaya. Dia meminta posisi tersebut segera diisi oleh personel yang dinilai mampu bekerja lebih optimal di lapangan.

“Pindahkan. Yang laki-laki disitu, Harus yang tangguh,” tuturnya.

Amran menegaskan, tindakan tersebut merupakan bentuk evaluasi sekaligus pesan tegas bahwa setiap kebijakan pemerintah harus dijalankan hingga tingkat lapangan.

Dia juga meminta SPPG mengutamakan pembelian telur langsung dari peternak lokal agar rantai distribusi lebih pendek dan peternak mendapatkan kepastian pasar dengan harga yang wajar.

Menurutnya, program MBG harus memberikan manfaat bagi seluruh ekosistem pangan. Selain memastikan masyarakat memperoleh asupan bergizi, program tersebut harus mampu menciptakan pasar bagi produk peternak dan menjaga keberlanjutan usaha mereka.

Amran mengatakan, keputusan tersebut diambil karena penanggung jawab dinilai tidak mampu menjalankan perintah BGN untuk mengatasi masalah peternak.

“Itu atas nama negara. Karena kenapa? Mereka belum membeli harga telur sesuai perintah dari Kepala BGN. Itu kita lakukan demi peternak-peternak kita seluruh Indonesia. Mungkin nanti bukan itu saja. Kalau ada yang melakukan lagi, itu dicopot saja oleh beliau. Jangan beri ruang orang yang bermain-main di tengah kesulitan rakyat kecil,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
21 jam lalu

Kepala BGN Sudaryono Temui Jaksa Agung ST Burhanuddin, Bahas Apa?

1 hari lalu

BGN Terapkan Rules of 4 Hours, MBG Wajib Dimakan Paling Lambat 4 Jam usai Dimasak

1 hari lalu

Jeritan Peternak Ayam Petelur: Biaya Produksi Tinggi, Harga Jual Bikin Buntung

1 hari lalu

Alasan BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG ke Rumah: Khawatir Bikin Keracunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal