GP Ansor Minta Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Ditunda: Ekonomi Sedang Tidak Baik

Widya Michella
GP Ansor meminta pemerintah menunda rencana menaikkan PPN menjadi 12 persen pada 2025. Sebab, kondisi perekonomian sedang tidak baik-baik saja. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Badan Keuangan dan Perpajakan Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor meminta rencana pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen per Januari 2025 ditunda. Kebijakan ini dianggap sangat memberatkan bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta masyarakat yang masih berjuang untuk pulih dari dampak pandemi.

Ketua Badan Keuangan dan Perpajakan PP GP Ansor Muhammad Arif Rohman menilai kenaikan PPN akan meningkatkan biaya operasional bagi Perusahaan selaku produsen. Kebijakan ini juga dinilai akan berdampak terhadap kenaikan harga dan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat selaku konsumen.

"Selain itu beberapa indikator ekonomi juga menunjukkan bahwa kondisi perekonomian kita sedang tidak baik- baik saja. Deflasi sudah terjadi dalam empat bulan terakhir, gelombang PHK semakin meluas, kondisi sektor manufaktur yang terpuruk, nilai tukar yang melemah, kemudian inflasi pangan yang relatif tinggi serta persentase kelas menengah yang semakin menyusut," ujar Arif dalam keterangan tertulis, Rabu (18/9/2024).

Dia menyatakan, GP Ansor memahami pemerintah harus meningkatkan penerimaan negara untuk membiayai pembangunan. Hanya saja, menaikkan tarif PPN bukanlah solusi yang tepat di tengah kerentanan kondisi ekonomi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
4 jam lalu

Pasutri Pedagang Ayam Ngamuk di Kantor Pajak, Emosi Ditagih hingga Rp768 Juta

Buletin
1 hari lalu

Netanyahu Tewas Dirudal? Klaim Media Iran Picu Spekulasi Global

Buletin
2 hari lalu

Rudal Hizbullah Hantam Stasiun Satelit Israel, Fasilitas Komunikasi Militer Rusak

Buletin
3 hari lalu

Langit Teheran Menghitam Usai Depot Minyak Iran Dihantam Israel, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal