GRIB Jaya Siap Buat Laporan Polisi soal Kabar Kericuhan 27 Agustus

Tim iNews.id
Divisi Hukum DPP GRIB Jaya Wilson Colling. (Foto: iNews.id)

Dia menegaskan GRIB Jaya merupakan ormas yang dibentuk atas kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurut Wilson, kehadiran anggota GRIB Jaya pada malam 27 Agustus 2026 tidak bertujuan untuk berhadapan dengan masyarakat maupun pengemudi ojek online (ojol).

“Kami hadir di situ bukan memusuhi masyarakat atau ada lagi bilang memusuhi ojol, itu sama sekali tidak,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial yang mengaitkan GRIB Jaya dengan kematian Bambang Setiyawan (60). Bambang diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia setelah kericuhan di kawasan Pejompongan pada Kamis (27/8).

Wilson membantah keterlibatan anggota GRIB Jaya dalam peristiwa tersebut. Dia menjelaskan anggota GRIB Jaya yang turun pada malam 27 Agustus tidak mencapai kawasan Pejompongan.

“Bahwa antara kematian dengan lokasi yang Ketua Umum dan masyarakat sekitarnya turun itu jauh berbeda, Pejompongan dan Slipi. Ketua Umum bersama masyarakat itu tidak bisa melakukan sampai ke Pejompongan karena areanya cuma sampai Peninsula dan Polres Jakarta Barat yang lama,” kata Wilson.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
14 hari lalu

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

15 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Polri Tetapkan 4 Korporasi Tersangka Karhutla hingga September 2026

1 bulan lalu

Bukan Anggota Ormas, 3 Pengeroyok Pedagang Cermin hingga Tewas Hanya Pekerja Serabutan

1 bulan lalu

Polisi Pastikan 3 Pengeroyok Pedagang Cermin hingga Tewas Bukan Anggota Ormas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal