Gubernur Lemhannas Sebut IKN Nusantara Rentan Serangan Udara, Ini yang Perlu Diperkuat

Riezky Maulana
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto menyebut IKN Nusantara memiliki kerentanan tinggi terhadap ancaman eksternal, khususnya yang bersumber dari udara. (Foto: MPI/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur LemhannasAndi Widjajanto menuturkan pemindahan Ibu Kota dari DKI Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur perlu disertai dengan perubahan paradigma pertahanan. Menurutnya selama ini pertahanan Indonesia cenderung berfokus pada pertahanan berbasis darat. 

Dia menilai paradigma tersebut tidak lagi optimal jika masih diterapkan. Sebab tidak sejalan dengan posisi geografis serta topografi Ibu Kota Nusantara.

"Secara geografis, Nusantara memiliki kerentanan tinggi terhadap ancaman eksternal, khususnya yang bersumber dari udara. Oleh karena itu, kapasitas anti-access/area-denial di sekitar IKN perlu diperkuat," tutur Andi saat Orasi Ilmiah HUT ke-57 Lemhannas, Kamis (19/5/2022). 

Sementara itu, sambung dia, struktur topografi IKN Nusantara mengharuskan sistem pertahanan darat harus lebih diarahkan pada mobilitas strategis.

"Indonesia harus lebih mengedepankan prinsip forward presence untuk menjaga nusantara di sektor maritim," tuturnya. 

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Karhutla Meluas di Kalimantan Timur, 391 Hektare Lahan di Kawasan IKN Terbakar

8 hari lalu

IKN Terancam Karhutla, Pemerintah Lindungi Zona Inti Termasuk Istana agar Tetap Aman

9 hari lalu

Perintah Prabowo, Pemerintah Kerahkan Semua Kekuatan Jaga Zona Inti IKN dari Karhutla

9 hari lalu

BNPB Kerahkan 4.068 Personel Tangani Karhutla Kaltim, 319 Ha Lahan Masih Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal