"Kenapa bisa ada persidangan seperti ini? Ya. Sangat sakit hati kami melihat hukum di negara ini. Itu para pakar itu, katanya mereka pakar," katanya.
Dalam kesempatan itu, dia menilai Wapres Gibran saat ini tengah fokus bekerja. Publik diminta lebih mengawasi persoalan yang berkaitan langsung dengan masyarakat.
"Wakil Presiden fokus bekerja dari Sabang sampai Merauke, dari ujung Aceh sampai ujung Papua, tiap hari lihat orang keracunan gara-gara MBG, tuh ini kita malah diurus ijazahnya, apa, bilang nggak punya ijazah. Capek kita lihat gini terus. Lelah, ya," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang pembacaan putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2024, Selasa (6/10/2026) pukul 20.00 WIB. Gugatan ini diajukan Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya.
Sebelum persidangan dimulai, puluhan aparat TNI-Polri telah bersiaga di sekitar Gedung MK. Mereka dikerahkan untuk mengamankan pembacaan putusan.