Selama kantong magma di bawah gunung masih mendapatkan pasokan magma dari kedalaman bumi, aktivitas erupsi masih dapat berlangsung.
"Selama kantong magma di bawah gunung masih terus mendapat kiriman magma baru dari kedalaman bumi, letusan susulan yang membawa abu akan terus terjadi secara naik-turun, kadang tenang, kadang membesar," jelas Daryono dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2026).
Dengan demikian, erupsi yang berlangsung singkat tidak serta-merta berarti aktivitas Gunung Anak Krakatau telah selesai. Aktivitas gunung api dapat mengalami fase naik dan turun sebelum akhirnya benar-benar mereda.
Daryono menjelaskan pasokan magma baru pada akhirnya dapat berhenti ketika dorongan alami dari dalam Bumi kehilangan tenaganya.
Ketika dorongan tersebut melemah, magma yang berada di saluran gunung api akan mengalami pendinginan dan mengeras. Material yang mengeras tersebut kemudian dapat menyumbat saluran magma sehingga gunung api tidak lagi mampu menyemburkan material ke permukaan.